Lewati ke konten utama

Activity-Based Costing + Double Distribution

True Cost Accuracy di Setiap Action Medis.

UCRS menelusuri real cost rumah sakit sampai ke satu kali tindakan: gaji, medical equipment, consumables, fasilitas, hingga utility & waste. Dapatkan angka tarif yang fully defensible dan langsung ter-benchmark dengan tarif klaim BPJS/INA-CBG.

Breakdown Unit Cost per Tindakan
Laporan Unit Cost UCRS: rincian biaya per komponen dengan kolom Direct Cost, Idle, Indirect Cost, dan Unit Cost, disertai perhitungan tarif.
Calculation Engine
3 Layers

Initial Cost → Allocation → Unit Cost

Cost Components
26 Standard

CAPEX, OPEX, & Maintenance

INA-CBG Rate Database
101,900 Rows

Regional 1-5 + RS Vertikal

Print-Ready Reports
9 Formats

PDF Kop Resmi + Excel Export

Cost Visibility Gap

Tanpa kalkulasi unit cost yang tepat, 3 blind spot ini diam-diam akan mengikis margin RS.

Rumah sakit dengan mudah tahu total pengeluaran bulanan. Tapi pertanyaan kuncinya: satu tindakan medis sebenarnya makan biaya berapa? Tanpa angka riil ini, penetapan tarif cuma tebak-tebakan.

Pricing Strategy Cuma Pakai Firasat

Kalo kemahalan, kalah bersaing. Kalo kemurahan, tiap melayani pasien malah nambah rugi. Seringnya baru ketahuan waktu audit atau Financial Report akhir tahun.

Defisit Klaim BPJS Nggak Terdeteksi

Klaim JKN dibayar flat via tarif INA-CBG. Tanpa pembanding cost per tindakan, management nggak bisa melacak tindakan mana yang selalu "nombok".

Overhead Units Nggak Ter-alokasi ke Tarif

Laundry, Gizi, IPSRS, & Management itu non-revenue generating, tapi costing-nya jalan terus. Kalo biayanya nggak dialirkan ke unit pelayanan, harga tarif bakalan terdistorsi.

Calculation Engine

Transformasi data expense RS yang rumit jadi Unit Cost per Action.

Tiga layer kalkulasi otomatis di atas single source of truth. Menggunakan metodologi Activity-Based Costing: biaya ditelusuri presisi sesuai konsumsi aktual, bukan sekadar dibagikan rata.

  1. 1

    Initial Cost

    Consolidate Cost di Tiap Work Unit

    Penyusutan asset & gedung, payroll, consumables, sampai utilities dikelompokkan ke 26 komponen biaya untuk seluruh unit kerja (penunjang maupun pelayanan).

  2. 2

    Double Distribution

    Cascading Overhead Cost ke Revenue Center

    Dua putaran alokasi. Round 1 menghitung unit penunjang yang saling melayani (contoh: Laundry & Gizi). Round 2 mendorong sisa biaya ke unit pelayanan sampai saldo penunjang zero out.

  3. 3

    Unit Costing

    Trace Direct & Indirect Cost per Action

    Biaya unit dialokasikan ke tiap tindakan berdasarkan konsumsi riil: durasi alat, pemakaian bahan, dan alokasi waktu medical staff.

    Unit Cost = DC + IDLE + IC

DC · Direct Cost

Biaya riil yang terhubung langsung ke tindakan medis tersebut.

IDLE · Unutilized Capacity

Beban biaya dari kapasitas unit/alat yang belum terpakai optimal.

IC · Indirect Cost

Porsi alokasi biaya unit penunjang dari tahapan Double Distribution.

Input Aktivitas · Konsumsi per Action
Halaman Input Aktivitas UCRS: daftar bahan dan alat yang dipakai satu tindakan, di sebelahnya pratinjau unit cost yang langsung terhitung.
Direct cost terbentuk secara dinamis: bahan x harga satuan, durasi alat, & waktu kerja staff. Preview unit cost ter-update realtime begitu data diisi.

Real-time Calculation Engine (No Batch Jobs)

Semua angka terhitung *on the fly*. Nggak ada tabel rekap basi atau scheduler berkala. Ubah satu biaya alat atau tagihan listrik, seluruh laporan langsung menyesuaikan detik itu juga.

System Capabilities

End-to-End Suite: Dari Raw Data Sampai Executive Report.

Satu arsitektur data terpadu, hilangkan kerumitan copy-paste data manual antar departemen.

Master Data & Asset Mapping

Katalog SDM, alat kesehatan, bahan, dan gedung yang di-mapping ke tiap work unit sesuai durasi aktifnya.

Activity Input per Action

Deklarasi pemakaian aktual: durasi alat, volume bahan, menit kerja staff, & utilities pembentuk Direct Cost.

26 Standard Cost Categories

Struktur biaya terurai menyeluruh ke kelompok Investasi, Operasional, dan Pemeliharaan.

Actual Utility Cost Allocation

Listrik, air, limbah, AC, gas medis, LPG, & cleaning service didistribusikan dari billing riil tanpa asumsi manual.

Pharmacy & Medicine Unbundling

Obat dipisah dari cost tindakan medis dan ditagih terpisah, terpantau langsung pada laporan P&L Farmasi.

Planned vs Actual Volume Variance

Bandingkan target tahunan vs realisasi bulanan untuk mengukur efisiensi biaya terhadap revenue tertagih.

Granular RBAC (Access Control)

Kontrol izin akses hingga level page x action (view, add, edit, delete, export) dengan skema Role-Based.

Custom Branding Kop Surat

Logo, nama, dan identitas resmi RS tercetak otomatis pada kop laporan PDF tanpa perlu re-formatting.

Hospital Benchmark Rates

Bandingkan komparasi tariff RS pesaing secara bersandingan dalam satu dokumen siap cetak untuk diskusi eksekutif.

Data Hygiene & Quality Control

Anomali angka janggal langsung terdeteksi otomatis.

Di sistem lama, nyari data anomali itu bak nyari jarum di tumpukan jerami. UCRS secara proaktif mengumpulkan data mencurigakan ke dalam action list yang siap di-review & fix.

Smart Suggestions

Rekomendasi perbaikan dihasilkan dari data historis, tetap bisa di-review sebelum di-apply.

Audit Log & One-Click Rollback

Jejak perubahan tercatat rapi (Who, What, When) dan bisa di-restore kalau ada kesalahan input.

Unallocated Asset Detection

Tracking barang/alat yang belum di-assign ke unit kerja beserta dampak finansialnya ke unit cost.

Data Quality Dashboard
Halaman Kualitas Data UCRS: daftar durasi pemakaian alat yang janggal beserta usulan penggantinya, lengkap dengan penanda baris yang perlu diperiksa dulu.

Tariff Intelligence & BPJS

Ubah Cost Data Jadi Strategic Decision.

Unit cost adalah cost base, bukan price tag. Di atasnya kita kombinasikan dengan jasa pelayanan, profit margin, dan cost of money. Hasilnya di-benchmark langsung dengan klaim BPJS.

Tariff Structure

Tarif = Unit Cost + Jasa Pelayanan + Margin + Bank Rate

Revenue Projection

Revenue = (Tarif − Jasa Pelayanan) × Volume

BPJS Margin Analysis

Gain/Loss = Tarif INA-CBG − Tarif RS

Nilai minus artinya RS nombok tiap kali tindakan tersebut dilayani via BPJS.

Referensi Tarif INA-CBG
Halaman Referensi INA-CBG di UCRS: profil rumah sakit yang sedang aktif dan tabel tarif klaim resmi yang bisa disaring dan dicari.

Official INA-CBG Database

Tabel tarif klaim sesuai Permenkes: Regional 1-5, RS Vertikal, 1,075+ kode diagnosis, lengkap dengan Special CMG top-up.

Hospital Profile Simulation

Ubah parameter kelas RS, regional, atau kepemilikan untuk simulasi tarif klaim sebelum mengeksekusi kebijakan baru.

Bundling & Clinical Pathways

Support multi-tarif per kelas perawatan serta bundling beberapa tindakan medis menjadi satu skema paket layanan.

Remuneration Module

Otomasi Remunerasi & Distribution Jasa Pelayanan.

Di tiap struktur tarif ada alokasi Jasa Pelayanan (JP) untuk para nakes & staff. Modul Remunerasi mengkalkulasi pembagian porsi JP secara otomatis untuk setiap tindakan medis, lalu dikonsolidasikan langsung dengan volume tahunan.

Yang dialokasikan murni porsi Jasa Pelayanan, bukan menggerus Unit Cost. Direct Cost alat, bahan, & overhead tetap terisolasi utuh di calculation engine.

45%

JP Pelaksana

Dokter / Bidan utama penanggung jawab tindakan.

15%

JP Asisten

Perawat atau asisten tindakan medis.

10%

JP Struktural

Management & penanggung jawab unit pelayanan.

30%

JP Tenaga Lain

Tim penunjang & supporting staff yang terlibat.

Preset rasio di atas adalah skema standar bawaan. Persentase fully customizable, bisa dibikin beda tiap tindakan medis tertentu, serta komponen penerima bisa ditambahkan sesuai regulasi RS dengan invariant constraint: total alokasi selalu 100%.

Calculation per Action

Nominal JP = Jasa Pelayanan × % Share

Annual Revenue Projection

Total Remunerasi = Nominal JP × Annual Volume

Laporan Remunerasi
Laporan Remunerasi UCRS: total jasa pelayanan dan nilai tiap komponen, disertai tabel pembagian per kegiatan lengkap dengan persentasenya.

Modular Architecture: Scale Without Distorting Core Engine

Remunerasi bekerja sebagai add-on plugin opsional. Sistem arsitektur modular menjamin modul ini berjalan di atas data layer utama tanpa pernah mengubah atau merusak formula core calculation engine.

Reporting & Export

Siap diajukan ke jajaran Direksi & Board level.

9 jenis laporan PDF resmi berkop instansi, export Excel di semua tabel, dan fitur batch export per unit/divisi.

Laporan Initial Cost · Cost Component × Work Unit
Laporan Biaya Awal UCRS: matriks komponen biaya terhadap seluruh unit kerja dengan kolom total.

Initial Cost Report

Rincian breakdown biaya per komponen di seluruh work unit.

Double Distribution

Aliran alokasi overhead cost unit penunjang beserta matriks pertamanya.

Unit Cost & Tariff Book

Rincian cost per tindakan, price list, dan perbandingan vs INA-CBG.

Cost vs Revenue

Analisis performa realisasi dari perspektif tarif, tindakan, dan klaim BPJS.

Fully Defensible & Proven

Angka yang siap diuji, bukan cuma klaim di atas kertas.

Tiap layer kalkulasi direkonsiliasi hingga presisi ke rupiah terakhir dibanding legacy system. Tiap deviasi yang ada merupakan perbaikan terukur yang tercatat alasannya.

Keandalan dijaga via automated invariant checks tiap kali mesin hitung disentuh: penyerapan tagihan utilitas 100% pas, zero-leakage belanja bahan, dan seluruh biaya unit terbagi tuntas.

58

Work Units

Teruji pada data operasional riil RSUD.

1,890

Actions / Procedures

Calculated on-the-fly tanpa perlu batch process.

100%

Reconciled Units

Biaya awal & distribusi terverifikasi klop untuk semua unit.

7

Automated Checks

Invariant rules yang jalan tiap ada update di calculation engine.

Buktikan Sendiri Presisi Angkanya.

Coba langsung dengan data operasional lengkap, dari setup master data hingga laporan print-ready.